13 Agustus 2009

Satelit Telkom-3 Akan Diluncurkan Pada 2011

Setelah mengoperasikan satelit Telkom 2 sejak tahun 2005 lalu,kini Telkom meneruskan jejak langkahnya di bidang layanan bisnis satelit dengan program pengadaan satelit telkom 3 pada maret 2009. Kali ini satelit telkom 3 dibuat perusahaan ISS Reshetnev asal Rusia, dengan jadwal peluncuran diharapakan bisa dilaksanakan pada Agustus 2011. Peluncuran satelit telkom 3 akan dilakukan Roket Proton M-breeze.


Menurut Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah satelit Telkom3 akan memperkuat jaringan dan kebutuhan saluran teresterial. Tidak hanya itu, keberadaan Telkom 3 juga akan digunakan untuk keperluan menghubungkan jaringan serat optik Telkom. "Kendati ini merupakan kali yang pertama bagi Indonesia membeli satelit dari Rusia, namun kami yakin ISS akan mampu menyelesaikan pengadaan satelit Telkom 3 sesuai jadwal. Selain bagi keperluan komersial, satelit juga akan dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas ICT infrastruktur dan keperluan pemerintah, seperti pertahanan dan keamanan," kata Rinaldi.

Untuk layanan bisnis satelit saat ini masih terus tumbuh. Kondisi ini berdasarkan investigasi permintaan terhadap layanan satelit komunikasi di Indonesia dan negara - negara tetangga di regional. Sejauh ini di Indonesia sendiri, kebutuhan transporter mencapai 160 transponder yaitu untuk jaringan GSM, backhaul, jaringan data dan penyiaran. Disisi lain pasokana domestik yang disediakan Telkom, Indosat, Cakrawala, dan PSN hanya mencapai 101 transponder. Kedepannya kebutuhan layanan satelit akan terus bertambah, seiring dengan meningkatnya keperluan penyiaran (broadcast), 3G, Internet, Triple Play dan Quardraple.

Sebelumnya Telkom telah mengoperasikan satelit Telkom-2 pada 12 November 2005, yang di luncurkan oleh roket Ariane-5 milik perusahaan Ariane Space di Kouroue, Guyana, Perancis. Berbeda dengan satelit Telkom-2, saltelit Telkom-3 yang bernilai total proyek sekitar AS $ 200 juta itu menggunakan perangkat komunikasi buatan Thales Aleniaspace. Kontrak sebesar itu meliputi pelatihan internship.

Satelit Telkom-3 memiliki kapasitas 42 transponder aktif yang setara dengan 49 transponder @36MHz. Satelit ini terdiri dari 24 transponder @36MHz standart C-band, 8 transponder @54MHz Ext. C-band dan 4 transponder @36MHz + 6 transponder @54MHz Ku-Band. Adapun jangkauan kerja satelit telkom-3 meliputi standart C-band untuk Indonesia dan ASIA. Kemudian transponder Ext. C-Band untuk Indonesia dan Malaysia, serta Ku-Band bagi area Indonesia. dari 42 transponder Satelit Telkom-3 sabanyak 40-45 persen atau sekitar 20 transponder akan dikomersilkan, sedangkan sisanya 55 persen untuk menambah kapasitas seluruh layanan Telkom Group. Kontrak pengadaan satelit Telkom-3 telah dilaksanakanpada awal maret lalu di VIPLounge Grha Citra Caraka, Jakarta oelh Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah dan Victor Kosenko First Deputy Of General Designer and General Director ISS Reshetnev (Rusia). Penandatangan ini juga disaksikan Meneg BUMN, Sofyan Djalil, Duta Besar RI untuk Republik Federasi Rusia Hamid Awaluddin, Komisaris utama Tanri Abeng dan Direktur TI & Supply, Indra Utoyo

0 komentar: